FAKTA Pria Tersungkur di Depan Gandaria City, Ternyata Belum Makan, Warga Tak Berani Mendekat

Seorang pria tersungkur di depan Gandaria City, Jakarta Selatan pada Senin (11/5/2020). Pria bernama Mulyadi (23) itu terlihat meringkuk di trotoar sambil memegangi dadanya. Meski tergeletak di pinggir jalan, beberapa orang di sekitar lokasi tidak berani mendekati Mulyadi untuk memberikan pertolongan.

Warga sekitar khawatir pria tersebut terinfeksi virus corona (Covid 19). Namun setelah ditanya oleh pihak kepolisian, ternyata Mulyadi hanya mengalami penyakit asam lambung. Pria tersebutterkena penyakit asam lambung karena belum makan dan kelaparan.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Besar Budi Sartono mengatakan, Mulyadi yang sempat tersungkur di pinggir jalan itu lantaran belum makan. Budi Sartono menambahkan, pihaknya lalu mengajak Mulyadi untuk makan. "Dia katanya belum makan." kata Budi Sartono.

"Sudah diajakin makan sama anggota,"ucapnya saat dihubungi di Jakarta, Selasa (11/5/2020), dikutip dari . Dalam kesempatan yang sama, Kapolsek Kebayoran Lama Kompol Indra Ranudikarta menyampaikan, kondisi Mulyadi setelah diajak makan di sebuah warteg. Kondisi Mulyadi pun sudah kembali sehat setelah makan.

Sehingga, Mulyadi dianjurkan pulang ke rumahnya di kawasan Depok. "Udah sembuh, dari Bhabin kita kasih makan di warteg. Sudah balik dia," papar Kompol Indra Ranudikarta saat dikonfirmasi di waktu yang sama. Warga yang mengetahui ada seorang pria tersungkur di pinggir jalan itu pun tidak ada yang berani mendekat.

Ketikaitu Mulyadi menyebut jika dadanya terasa sakit. "Ada orang tergeletak depan Gandaria City, nggak ada yang berani dekat." "Ditanya, dadanya sakit," demikian informasi tentang foto tersebut, dilansir oleh .

Lebih lanjut, Budi Sartono menuturkan pria yang sempat tergeletak di pinggir jalan itu saat ini sudah ditangani. Budi menegaskan, sakit yang dialami Mulyadi dikarenakan asam lambung. "Itu karena asam lambung," kata Budi kepada wartawan, Senin (11/5/2020).

Ia juga memastikan tergeletaknya pria tersebut bukan disebabkan karena terpapar virus corona.

Leave a Comment