Kapolda Jawa Timur, Irjen Muhammad Fadil Imran mengusir seorang kapolsek karena kedapatan mengantuk dan tidur saat rapat penanganan Covid 19 di Pemkot Surabaya, Jumat (22/5/2020). Dikutip dari , dalam rapat tersebut, Muhammad Fadil tiba tiba menghentikan paparan materinya. Ia menatap ke salah seorang anggota rapat yang mengantuk dan tertidur.
Anggota rapat yang tertidur itu ternyata adalah seorang kapolsek. "Kapolsek jangan tidur. Kamu keluar saja. Saya minta serius, kapolsek jangan main main!" kata dia, seperti dilansir Antara. Kapolsek yang diusir Kapolda Jatim itu rupanya adalah Kapolsek Gubeng, Kompol Naufil.
Mengusir kapolsek yang tertidur, berikut profil Kapolda Jatim Irjen Muhammad Fadil. Muhammad Fadil belum lama menjabat sebagai Kapolda Jatim. Ia resmi memegang jabatan Kapolda Jatim per 8 Mei lalu.
Sebelumnya, ia menjabat sebagaiSahlisosbud Kapolri. Dikutip dari , Fadhil Imran adalah perwira polisi lulusan Akademi Kepolisian tahun 1991. Salah satu kasus besar dan sempat viral yang dibongkar Fadil Imran terjadi ketika dia menjabar Direktur Siber Bareskrim Polri.
Fadhil mengungkap kelompok penyebar ujaran kebencian dan hoaks Muslim Cyber Army (MCA) yang selama ini membuat heboh. Di jabatan berikutnya, Fadil Imran terus mengukir prestasi. Prestasi bagus berikutnya terjadi saat Fadil menjabat Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri.
Saat itu, di bawah arahan Fadil, Badan Reserse Kriminal Polri mampu menetapkan 11 korporasi dan 325 perorangan sebagai tersangka kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera dan Kalimantan. Selain itu, di tengah kesibukan dan waktu yang tersita karena tuntutan tugas sebagai perwira Polri, Muhammad Fadil Imran saat berpangkat Komisaris besar (Kombes) telah berhasil menyabet gelar Doktor kriminologi dari Universitas Indonesia (UI). Berikut ini daftar jabatan yang pernah diemban Fadil semasa menjadi perwira menengah Kepolisian :